Kajian Bulanan FKIP UAD Bahas Tajdid dan Ijtihad dalam Menjawab Tantangan Pendidikan Kontemporer
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan Kajian Bulanan FKIP #38 pada Rabu (24/6/2026) di Educators Hall Lantai 7 FKIP UAD. Kegiatan yang dihadiri pimpinan fakultas, program studi, dosen, dan tenaga kependidikan ini menghadirkan Dr. Siti ‘Aisyah, M.Ag. sebagai pemateri dengan tema *“Menghidupkan Tajdid dan Ijtihad dalam Menghadapi Tantangan Kontemporer Dunia Pendidikan.”*
Dalam kajiannya, Dr. Siti ‘Aisyah menekankan pentingnya karakter Islam berkemajuan dan karakter iman berkemajuan sebagai fondasi dalam menghadapi perubahan zaman. Beliau juga mengulas tujuh karakter perempuan berkemajuan yang menempatkan iman, takwa, dan ketaatan beribadah sebagai landasan utama dalam kehidupan bermasyarakat.
Pemateri menjelaskan bahwa tajdid merupakan ciri khas gerakan Muhammadiyah yang mendorong pembaruan dan kemajuan tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Islam. Sementara itu, ijtihad dipahami sebagai upaya sungguh-sungguh dalam merumuskan solusi atas persoalan-persoalan baru yang tidak secara eksplisit ditemukan pada masa terdahulu, seperti perkembangan teknologi reproduksi maupun layanan digital modern.
Lebih lanjut, peserta diajak memahami perbedaan antara manhaj tajdid Muhammadiyah dan manhaj Ahlus Sunnah wal Jamaah yang berkembang di kalangan Nahdlatul Ulama. Perbedaan tersebut hendaknya disikapi dengan semangat ukhuwah, toleransi, dan saling menghormati. Dalam konteks ini, Muhammadiyah menempatkan ijtihad kolektif melalui keputusan Musyawarah Nasional Tarjih dan fatwa Majelis Tarjih sebagai mekanisme penting dalam menjawab persoalan umat.
Kajian juga membahas maqashid syariah, pendekatan bayani, burhani, dan irfani sebagai metode memahami ajaran Islam melalui teks, akal, dan hati secara seimbang. Melalui kegiatan ini, diharapkan sivitas akademika FKIP UAD semakin memahami pentingnya tajdid dan ijtihad sebagai sarana menghadirkan solusi pendidikan yang relevan, moderat, dan berkemajuan di tengah dinamika masyarakat modern.

