UAD Matangkan Persiapan Seminar Nasional Fisika 2026 dan Kongres PSI XXIX DIY–Jateng
Yogyakarta – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Rapat Koordinasi dan Finalisasi Persiapan Seminar Nasional Fisika (SNF) 2026 dan Kongres PSI XXIX DIY–Jateng pada Kamis, 18 Juni 2026, di Ruang Sidang FAST Lantai 8 Gedung Ahmad Dahlan. Kegiatan ini dihadiri oleh panitia SNF 2026, pengurus PSI DIY–Jateng, serta perwakilan program studi dan perguruan tinggi yang tergabung dalam Persatuan Fisika Indonesia (PSI).
Rapat dibuka oleh Ketua PSI DIY–Jateng, Prof. Dr. Gedhe Bayu Suparta. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya forum ini sebagai sarana untuk mendengarkan harapan dan masukan dari berbagai perguruan tinggi guna mendukung kemajuan PSI di masa mendatang. Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan untuk memperoleh berbagai informasi strategis melalui sesi diskusi dan tanya jawab.
Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa koordinasi PSI akan diperkuat melalui dua bidang utama, yaitu bidang Pendidikan dan bidang Fisika, serta melalui peningkatan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, baik dari kalangan akademisi maupun industri. Peserta rapat juga menekankan pentingnya keterwakilan setiap perguruan tinggi anggota PSI dalam kongres yang akan datang.
Laporan persiapan kegiatan disampaikan oleh Ketua Panitia, Damar Yoga Kusuma, Ph.D. Beliau menjelaskan bahwa terdapat dua agenda utama yang menjadi fokus pembahasan, yaitu pelaksanaan Kongres PSI XXIX dan Seminar Nasional Fisika 2026. UAD sebagai tuan rumah telah menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk mendukung kelancaran kedua kegiatan tersebut. Selain itu, panitia juga melakukan evaluasi terkait penyebaran undangan dan partisipasi calon peserta.
Hingga rapat berlangsung, jumlah peserta yang telah terdaftar terdiri atas 101 pemakalah dan 76 peserta nonpemakalah. Angka tersebut menunjukkan antusiasme yang tinggi dari komunitas fisika dan pendidikan fisika untuk berpartisipasi dalam kegiatan ilmiah tahunan ini.
Dalam sesi diskusi, peserta menyampaikan beberapa masukan penting, di antaranya perlunya forum yang dapat mewadahi kebutuhan para ketua program studi dan dosen dari berbagai institusi. Selain itu, peserta juga berharap PSI dapat terus mengembangkan jurnal ilmiah yang berkualitas dan bereputasi sehingga menjadi tujuan publikasi yang menarik bagi para peneliti di bidang fisika dan pendidikan fisika.
Melalui rapat finalisasi ini, panitia berharap pelaksanaan Seminar Nasional Fisika 2026 dan Kongres PSI XXIX DIY–Jateng dapat berlangsung dengan baik serta memberikan kontribusi nyata bagi penguatan jejaring akademik, pengembangan keilmuan fisika, dan peningkatan kualitas penelitian di Indonesia.


