Pada tanggal 3 Maret 2017 prodi Magister Pendidikan Fisika melaksanakan kuliah perdana semester genap tahun akademik 2016/2017. Bertindak sebagai pembicara Dr. Jumintono  dengan topik “Kepemimpinan Pendidikan Dan Model Pembelajaran Di Sekolah”. Topik ini diselenggarakan atas masukan dari stake holder, alumni, pengguna lulusan sesuai dengan amanah workshp pemantapan visi dan misi serta tinjauan kurikulum di hotel Ros In tanggal 20 Februari 2017 yaitu hendaknya ada matakuliah yang menangani penguatan kepemimpinan pendidikan untuk mendorong  inovasi pembelajaran. Sebenarnya sejak 2 tahun yang lalu tepatnya semester ganjil 2014/2015 di prodi S2 pendidikan fisika telah diselenggarakan matakuliah Strategi Pembelajaran Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Sampai sekarang matakuliah ini terus berlanjut pada setiap semester ganjil. Dosen yang mengampu tim yang terdiri dari Dr. Muchlas, Dr. Jumintno, M.Pd., Dr. Budi Santaso. Harapannya dengan matakuliah ini para guru atau dosen yang lambat laun akan menjadi pimpinan akan mampu untuk memenej, mengendalikan sekolahnya dengan sebaik-baiknya untuk pengembangan penguasaan ilmu fisika bagi anak didik.

Selain itu dari sisi pengambilan keputusan untuk pengembangan konten maupun model pendidikan yang sesuai karakteristik siswa / mahasiswa di lingkungannya juga dikuatkan dengan matakuliah Inovasi Pendidikan Fisika (dengan pengampu Dr. Widdo).

Dengan kuliah perdana ini kami berharap dengan kuliah perdana ini akan lahir calon-calon pimpinan sekolah ataupun yang bijak, inovatif serta solutif sehingga fisika yang dalam latar belakang masalah skripsi maupun tesis selalu dijadikan bulan-bulanan karena sulitnya, banyak perhitungan dan tidak menarik berbalik menjadi  materi yang dirindukan dan menjanjikan.

Kuliah perdana dibuga oleh Wakil Direktur Pascsasarjana Dr. Dwi Sulisworo, MT. Dalam sambutannya beliau menyatakan bahwa UAD sudah saatnya mengkloning manajemen pendidikannya untuk membuat perguruan-perguruan tinggi baru di daerah lain dengan SDM dari berbagai lulusan prodi pascasarjana di UAD. UAD sekarang telah memiliki 11 prodi pasca. Dengan demikian jika berkolaborasi maka telah memadai untuk membuat PT baru.

Pada kegiatan ini juga diinformasikan oleh prodi mengenai rutinitas kegiatan ilmiah mahasiswa harus dijaga bahkan ditingkatkan terus. Baru-baru ini prodi teoah mengutus mahasiswanya untuk memberikan presentasi makalahnya, diantaranya di Urecol 2017 tanggal 18 Februari sebanyak 4 mahasiswa, di Konferensi APPTM di Unmuh Sidoarjo tanggal 24 – 26 Februari 2017 ada 2 mhs, dan tanggal 10 – 17 Maret 2017 sebanyak 5 orang mahasiswa akan berangkat ke UTM Malaysia.